Buku2.Perencanaan Aksi Konservasi

 

Kawasan hutan Batang Toru Blok Barat (HBTBB) secara administrasi berada di wilayah antara Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah, yang secara geografis terletak antara 98046’48”-99017’24” Bujur Timur dan 1027’00”-1059’24” Lintang Utara.

 Hutan Batang Toru merupakan kawasan yang kaya keanekaragaman hayati dan beberapa spesies penting untuk dilindungi dan menjadi habitat bagi setidaknya 67 jenis mamalia, 287 jenis burung, 110 jenis herpetofauna dan 688 jenis tumbuhan.

Sungai membelah Hutan Batang Toru

Sungai membelah Hutan Batang Toru

Di samping Orang- utan Sumatera, di kawasan Hutan Batang Toru Blok Barat (HBTBB) juga menyimpan populasi satwa dan tumbuhan yang terancam punah secara global, seperti Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatraensis), Tapir (Tapirus indicus), Kambing Hutan (Naemorhedus sumatraensis), Elang Wallacea (Spizateu nanus), bunga terbesar dan terpanjang di dunia, yaitu Raflesia gadutnensis dan Amorphaphalus baccari serta Amorphophalus gigas (Perbatakusuma, et al. 2006).

Di sisi lain, kawasan HBTBB memiliki kepentingan strategis secara regional, karena merupakan daerah tangkapan air bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansihaporas Kabupaten Tapanuli Tengah yang berkekuatan 50 Mega Watt dan memiliki potensi sumber energi panas bumi sebesar 330 MW di Sarulla Kabupaten Tapanuli Utara.

Selain hal diatas, HBTBB juga merupakan sumber air bagi 3 kabupaten yang berpenduduk lebih dari 1,3 juta jiwa yang sebagian besar sumber penghidupannya bertumpu pada sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan.

Menyadari arti penting kawasan ini, dipandang perlu untuk menyusun sebuah rencana aksi konservasi yang dapat diimplementasikan (actinable plan) sebagai bagian dari upaya pengelolaan kawasan hutan ini.

Proses penyusunan rencana aksi konservasi dimulai dari rangkaian Pra Lokakarya Multi Pihak  (Sibolga pada 4 Desember 2007) dan Lokakarya Multi Pihak (Parapat, 12-13 Desember 2007). Selanjutnya, berdasarkan hasil lokakarya multi pihak tersebut, dimandatkan kepada sebuah tim kecil untuk penyusunan rancangan rencana aksi dan mengkonsultasikannya kepada para pihak lainnya. Sebelum nantinya akan dilanjutkan dengan Lokakarya Finalisasi yang merupakan media memplenokan rancangan ini kepada para pihak.

Dokumen lengkap tentang rencana aksi ini terdiri atas tiga bagian, dimana Buku Pertama adalah Rencana Aksi yang dapat diimplementasikan (actionable plan), Buku Kedua adalah bagian ini, dan Buku Ketiga adalah Dokumen Dasar mengenai isu-isu dan informasi tentang kawasan Hutan Batang Toru Blok Barat (HBTBB). Buku Kedua ini menjelaskan proses yang berjalan dalam membangun rencana aksi, dokumentasi rangkaian lokakarya multipihak dan hasil survei beberapa lokasi di dalam yang akan menjadi lokasi prioritas dalam pengimplementasian rencana aksi ini.

Selengkapnya Download : buku-2-Perencanaan Aksi Konservasi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: